Cara Menanam Paprika

cara menanam paprika

Paprika yang renyah nan manis seperti jenis Habaneros akan cukup panas untuk membuat air mata Anda mengalir. Paprika ada yang manis dan lembut atau panas berapi – api, tergantung pada varietasnya. Dengan menumbuhkan berbagai macam varietas, Anda dapat memiliki paprika gemuk untuk salad atau untuk digoreng, sedikit paprika pedas untuk kebab dan salsa, dan paprika panas untuk penambah rasa. Ketika menumbuhkan paprika, pilihlah berbagai macam varietas untuk campuran yang indah dari bermacam rasa dan ukuran buah. Dalam kondisi musim panas, varietas yang menghasilkan buah yang besar mungkin sering jatuh bunganya, tapi paprika kecil sering menghasilkan paprika yang berdinding tipis namun kuat. Paprika kecil matang lebih cepat. Paprika dapat berubah warna dari hijau ke kuning, oranye atau merah, kandungan vitamin dan rasa akan meningkat secara dramatis. Orang – orang yang berpikir mereka tidak suka paprika sering berubah pikiran setelah mereka mencicipi paprika yang matang, paprika yang ditanam di kebun.

1. Tanah, Penanaman, dan Perawatan
Menanam paprika mudah saat cuaca cerah, area tanah sehat yang kering tempat yang baik untuk memulai aktifitas tanam. Paprika memiliki kebiasaan pertumbuhan alami yang tegak, sehingga mereka sering mendapat manfaat dari penggunaa tiang pancang yang membuat cabang tidak rapuh ketika mereka menjadi lebih berat dengan munculnya buah yang notabene cukup berat. Paprika berwarna – warni juga membuat penambahan area untuk tempat tanam lainnya yang dapat dimakan, di mana mereka dapat dengan mudah menjadi spesimen tanaman. Di tempat tanam atau barisan tanam, jarak terbaik untuk sebagian besar tanaman cabai adalah 18 sampai 24 inci terpisah. Paprika tumbuh dengan baik di tanah dengan pH antara 6,2 sampai 7 meskipun mereka dapat mentolerir kondisi tanah yang sedikit basa mendekati angka 7,5.

Campur lapisan 3 sampai 5 inci kompos ke dalam setiap lubang tanam. Sejumlah bahan organik akan membantu tanah dalam mempertahankan kelembaban dan tanah lembab sangat penting untuk produksi paprika yang baik. Setelah penanaman, beri mulsa setiap tanaman untuk menjaga tanah dingin dan lembab. Sekitar 6 minggu setelah tanam, setelah paprika mulai berbunga dan menampakkan buah, sering – seringlah beri makan tanaman dengan pupuk organik atau pupuk berjangka untuk menjaga mereka tetap kuat. Cukup dengan menarik kembali mulsa, lalu sebarkan pupuk di sekitar pangkal setiap tanaman dan ganti mulsa sebelum penyiraman selanjutnya. Atau hanya gunakan pupuk cair seperti pangan tanaman bunga dan sayuran pada tanaman yang sedang di tanam setiap minggu atau dua sesudahnya untuk menjaga tanaman mendapatkan nutrisi yang cukup. Tukang kebun di iklim panas mungkin perlu bersabar dengan paprika, yang sering menunggu sampai lebih lama pada akhir musim panas untuk menghasilkan buah.

next yukcus

Iklan
Pos ini dipublikasikan di alam dan tag , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s