Cara Menanam Pare

cara menanam pare

Ingat sayuran pahit yang biasanya tidak sengaja terkunyah saat makan siomay? Yap, pare lah pelakunya, sayuran yang tidak disukai beberapa orang karena rasa pahitnya namun memiliki manfaat kesehatan yang banyak. Rasa adalah salah satu yang masalah diperoleh bagi kebanyakan orang. Rasanya lebih pahit daripada jeruk mentah atau dark cokelat. Bagi kebanyakan orang, rasa pahit pare tidak akan pernah terlupakan. Tapi beberapa orang juga sangat menyukai rasa pahit pare, terutama orang – orang dewasa yang mempertimbangkan kesehatan mereka. Berikut beberapa langkah dalam bercocok tanam pare:

1. Tanah, Penanaman, dan Perawatan
Seperti anggota lain dari keluarga gambas, pare merupakan tanaman merambat yang tumbuh panjang 13 sampai 16 kaki. Tanaman pare harus menerima setidaknya 6 jam sinar matahari. Tanah harus subur, tapi cukup kering dengan pH antara 5,4 sampai 6,5. Tambahkan pupuk kompos atau kandang untuk membuat tanah penuh dengan nutrisi untuk tanaman. Tanaman ini tumbuh subur di suhu panas maupun lembab dan dengan suhu panas yang meningkat, tanaman akan merambat tumbuh dengan cepat. Buah pare memiliki kecenderungan untuk membusuk di tanah yang lembab, teralis bisa digunakan untuk menyiasati tanaman merambat ini. Anda dapat melakukan ini pada pagar atau sarana serupa lainnya.

Teralis tidak hanya dapat mengurangi wabah penyakit pada buah tapi juga membuat panen lebih mudah. Ketika menanam pare di sepanjang pagar, beri bibit jarak 9 sampai 10 kaki terpisah. Penyangga yang menggantung menghasilkan buah yang juga menggantung, yang tumbuh panjang dan lurus. Jika Anda tidak memakai pagar untuk sarana tanaman merambat, pastikan untuk memberi mulsa pada tanah di bawah tanaman merambat. Gunakan mulsa yang sedikit longgar, misalkan jerami, yang membantu menjaga tanah lembab tetapi tidak sampai membuat buah membusuk. Untuk tanaman yang merambat di teralis, saat batang mencapai puncak, lepaskan bagian ujungnya bersama dengan beberapa cabang yang lebih rendah.

next yukcus

Iklan
Pos ini dipublikasikan di alam dan tag , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s