Cara Menanam Kembang Kol

cara menanam kembang kol

Kembang kol atau yang biasa dijuluki brokoli putih ini merupakan tanaman yang berasal dari keluarga cole (Brassica oleracea), yang meliputi brokoli, kangkung, kubis Brussel, kohlrabi dan sawi. Namun jenis tanaman sayuran ini lebih unik dibandingkan kerabatnya. Trik untuk menanam kembang kol adalah konsisten pada suhu dingin, itulah sebabnya mengapa hampir tujuh puluh lima persen dari suplai kembang kol berasal dari area perbukitan, pegunungan atau di  lembah – lembah. Namun, Anda tetap bisa mencoba menumbuhkan kembang di rumah tidak peduli di mana Anda tinggal tapi yang terpenting adalah timing alias pengaturan waktu untuk mengatur suhu tanaman.

Selain itu, kembang kol membutuhkan tanah yang kaya nutrisi dan pasokan air. Kembang kol menyukai suhu berkisar 16 sampai 26 derajat celcius. Dalam bercocok tanam kembang kol muda harus ada keseimbangan yang baik antara daun dan pertumbuhan bagian kepala. Jangan dikira hanya manusia dan hewan yang dapat mengalami stres, tanaman kembang kol juga bisa stres. Hal ini dapat terjadi ketika suhu terlalu panas atau terlalu dingin. Selain itu juga bisa terjadi jika tanaman terduduk dalam suatu kemasan seperti tas plastik dan kresek terlalu lama atau terhambat oleh kekeringan atau tanah dengan sistem drainase yang buruk.  Yuk cus kita cek beberapa langkah untuk menanam kembang kol berikut ini :

1. Tanah, Penanaman dan Perawatan
Seperti kebanyakan sayuran, kembang kol membutuhkan setidaknya 7 jam paparan sinar matahari secara penuh setiap harinya, lebih banyak lebih baik. Ia juga membutuhkan tanah yang subur, tanah baik dengan kondisi kering, atau tanah yang lembab dengan banyak bahan organik kaya nutrisi. PH tanah harus berkisar antara 6,4 ​​sampai 6,7 untuk pertumbuhan optimal dan mencegah penyakit akar tanaman. Untuk memastikan pH tanah, Anda harus menguji tanah. Berikan pupuk dan kapur sesuai dengan rekomendasi hasil tes tanah. Tambahkan sedimen kaya nitrogen seperti biji kapas atau pupuk kompos untuk tanah atau pupuk berjangka hingga pakan tanaman sayuran dalam tanah secara menyeluruh sebelum tanam. Anda bisa mengulangi langkah tersebut beberapa kali setelah tanaman mulai mengembangkan daun baru ketika mereka mulai membentuk kepala kembang kol.

next yukcus

Iklan
Pos ini dipublikasikan di alam dan tag , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s