9 Cara Unik Gajah Berkomunikasi

cara unik gajah berkomunikasi

Gajah dapat menggunakan berbagai gerakan halus dan gerakan khusus untuk berkomunikasi dengan satu sama lain, menurut para peneliti yang telah mempelajari mamalia besar di alam liar selama beberapa dekade. Bagi manusia biasa, saat gajah melakukan ikal batang, langkah mundur atau melipat telinga mungkin tidak memiliki arti. Tetapi untuk gajah dan ilmuwan hal – hal tersebut adalah sinyal yang menyampaikan informasi penting untuk gajah secara individu dan kawanan keseluruhan.

Para ilmuwan di Africa telah mengembangkan sebuah kode basis data ratusan sinyal dan gerakan gajah yang berbeda. Postur dan gerakan menggarisbawahi kecanggihan komunikasi gajah. Para ilmuwan juga telah menguraikan arti komunikasi akustik pada gajah, mereka menafsirkan berbagai gajah bersuara gemuruh yang berbeda, menderu, berteriak, terompet, dan suara istimewa lainnya yang membuat gajah seolah sedang dalam suatu konser dengan postur posisi unik serta berbagai bahasa tubuh mereka yang besar dan unik.

Yuk cus kita simak 9 cara gajah berkomunikasi berikut ini :

1. Perkawinan Pandemonium (Perkawinan Kekacauan)
Beberapa perilaku yang lebih dramatis terlihat dalam kategori seksual oleh para peneliti yang diberi label perkawinan pandemonium atau perkawinan kekacauan. Betina bergegas maju untuk kawin dan memulai memamerkan dirinya dengan mengepakkan telinga, bersuara gemuruh, menderu dan ia menarik diri dari orang lain di seluruh keluarganya yang berpartisipasi. Lalu dia akan pergi dan mengendus organ vital gajah jantan. Dia bahkan mengambil cairan dari aktifitas tersebut dengan tetap menderu dan bergemuruh. Bagi manusia hal ini layaknya drama, meskipun dalam kasus ini, hal itu berfungsi untuk menarik perhatian gajah lainnya yakni pejantan yang lebih jauh.

2. Selera Humor (Pura – Pura Jatuh)
Gajah sesungguhnya memiliki selera humor yang unik, tidak sedikit gajah yang menjatuhkan diri dengan sengaja di depan mobil yang melakukan aktifitas penelitian di Africa. Seolah gajah tersebut ingin menunjukkan bahwa mereka ingin bercanda dengan manusia (walaupun itu berbahaya bagi kita yaa).

3. Merasa Agresif (Mengembangkan Telinga Cukup Lama)
Seekor gajah bisa mengancam nyawa seseorang atau hewan lain. Saat dia melebarkan telinganya dengan cara berlebihan untuk mengintimidasi lawannya. Biasanya dalam sikap agresif tersebut, gajah akan terus mendongakkan kepalanya di atas bahu dan dengan taring diangkat langsung mengarahkan pandangannya pada musuhnya.

next yukcus

Iklan
Pos ini dipublikasikan di alam dan tag , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s