Bintang Jatuh Ternyata Kotoran Astronot

bintang jatuh

Bagaimana bila bintang jatuh yang selama ini dipandang indah oleh sebagian orang bahkan tidak sedikit yang memanjatkan doa saat ada bintang jatuh di langit ternyata bukanlah benda asing melainkan kotoran atau feases astronot. Yap, benar sekali hal ini juga dibenarkan oleh beberapa astronot NASA.

1. Astronot Mikhail Kornienko dan Scott Kelly
Mikhail Kornienko dan Scott Kelly dalam misi untuk menghabiskan satu tahun di ruang pesawat luar angkasa. Untuk menghargai mereka, NASA telah merilis informasi tentang kehidupan mereka dalam gaya berat mikro yang terjadi pada tubuh keduanya. Termasuk jumlah matahari terbit yang mereka lihat, berapa banyak radiasi yang dialami serta fakta menarik yaitu Kelly misalnya dapat menghasilkan sekitar delapan puluh dua kotoran yang nantinya akan dibuang lalu terbakar di atmosfer dan terlihat seperti bintang jatuh bagi penduduk bumi. Astronot Mikhail Kornienko dan Scott Kelly akan menghabiskan total sekitar tiga ratus empat puluh tiga hari Stasiun Luar Angkasa Internasional atau ISS atay bahkan bisa lebih tergantung kondisi.

2. Bagaimana Astronot ke Toilet Saat di ISS (Stasiun Luar Angkasa Internasional)
Ilmuwan menemukan fakta bahwa bintang jatuh yang ternyata feases pasti menarik perhatian penduduk Bumi dan lalu menjelaskan bagaimana para astronot pergi ke toilet selama berada di ISS. Para ilmuwan menjelaskan bahwa astronot melakukan kegiatan di tolilet menggunakan sistem hisap dan beberapa limbah digunakan kembali di ISS untuk mendukung sistem penting di pesawat. Di Bumi, kita biasa menggunakan kursi toilet berdiameter tiga puluh sampai lima puluh sentimeter. Namun dalam toilet ruang pesawat, astronot harus berusaha keras dengan membuka sekitar sepuluh sentimeter lebih lebar ketika mereka melakukan kegiatan kamar mandi. Mereka menggunakan pembatas untuk menahan diri di kursi untuk menjamin bahwa tidak ada limbah yang dapat tercecer sementara mereka duduk dan melakukan kegiatan tersebut.

Toilet pesawat luar angkasa bekerja seperti penghisap debu. Menggunakan tekanan udara diferensial yang menyedot sampah. Corong urinoir pribadi disediakan untuk setiap astronot. Corong tersebut yang melekat pada adaptor selang. Ketika astronot menggunakan corong, kipas penyedot menghisap urin keluar ke tangki air limbah. Bentuk peralatan disesuaikan dengan jenis kelamin astronot yang mana lebih mudah bagi astronot perempuan. Berbeda dengan toilet umum di bumi, toilet di ISS tidak murah. Toilet di luar angkasa dapat menelan biaya sampai dua ratus lima puluh juta dolar US.

next yukcus

Iklan
Pos ini dipublikasikan di alam, fakta menarik dan tag , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s